Kamis, 31 Oktober 2013

1. Jokowi Tetapkan UMP DKI 2014 Rp 2,4 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah melewati rapat panjang antara pengusaha, pemerintah, dan tanpa dihadiri unsur pekerja, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 2.441.301,74. Jumlah itu naik 6 persen dari UMP DKI tahun 2013, yakni Rp 2.216.243,68.

"Keputusannya kita ambil dari Dewan Pengupahan, yakni dengan jumlah Rp 2.441.301,74," ujar Jokowi kepada wartawan di kantor Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2013) pagi.

Dewan Pengupahan Jakarta memberikan dua rekomendasi besaran UMP DKI. Unsur pengusaha menyodorkan nilai sebesar Rp 2.299.860,33, sedangkan unsur Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI menyodorkan Rp 2.441.301,74.

Adapun unsur buruh diketahui absen dalam pengusulan UMP. Soal tuntutan, buruh menghendaki agar besaran UMP DKI sebesar Rp 3,7 juta.

Jokowi mengaku tidak dapat berbuat banyak. Pasalnya, nilai uang yang disodorkan Dewan Pengupahan jauh di bawah tuntutan buruh. Ia pun tak mungkin mengintervensinya. Ia juga berharap keputusannya dapat diterima oleh semua pihak.

"Saya kira setiap keputusan ada risikonya. Kita harapkan ini tak menyebabkan apa-apa (gejolak penolakan) di buruh," ujarnya.

Analisis : menurut saya Pak Jokowi sudah mengambil langkah  yang benar, dengan menaikan UMP DKI sebesar 6 % menjadi Rp. 2.441.301,74 . karena jika harus mengikuti apa kata para buruh yang mnghendaki kenaikan UMP menjadi Rp 3,7 juta rasanya tidak mungkin. karena tuntutannya terlalu jauh dari nominal UMP yang sekarang.

TUGAS 3

5 Tahun Perjalanan Android

Dokumentasi Sundar Pichai, kepala produk Android dan Chrome, via Google
Maskot Android KitKat
KOMPAS.com - Beberapa bulan setelah Apple meluncurkan iPhone generasi pertama pada Januari 2007, beredar rumor bahwa Google akan meluncurkan sebuah ponsel yang katanya akan diberi nama Googlephone. Tapi ternyata, ponsel Googlephone hanyalah isapan jempol semata.

Tidak ada yang mengetahui pasti apa yang akan diungkap Google dalam bisnis ponsel pintar. Hingga akhirnya, tepat lima tahun silam, Google mengungkap sebuah proyek yang membantah semua rumor yang beredar.

Perusahaan ternyata mengembangan sistem operasi mobile yang diberi nama Android. Sistem operasi ini terus mengalami perbaikan dan pengembangan, hingga ia bebas diadopsi oleh perusahaan pembuat perangkat mobile manapun.

Android versi 1.0 dirilis pada 23 September 2008. Sedangkan ponsel Android pertama yang dirilis ke pasar adalah HTC Dream. Di Amerika Serikat, ponsel ini dikenal dengan nama T-Mobile G1.

Des Smith, salah seorang karyawan T-Mobile yang turut mengembangkan Android untuk T-Mobile G1, masih mengenang acara peluncuran ponsel tersebut. Ia berbagi kenangan itu lewat akun jejaring sosial Google+.

"Kami (T-Mobile dan Google) telah bekerja selama berbulan-bulan dengan tim kecil di Gedung 44 di Mountain View, California. Aku begitu gembira tidak bisa tidur, bersama tim gabungan yang hendak mengubah dunia," kenang Des Smith.

Di hari itu, Smith masih mengingat bagaimana para jurnalis dan blogger teknologi meliput acara peluncuran Android dan T-Mobile G1. Ia bertugas mendemonstrasikan ponsel Android perdana itu. Di tengah kegugupan, Smith harus memastikan semuanya berjalan dengan lancar, terutama masalah konektivitas.

Setelah acara peluncuran selesai, para jurnalis dan blogger diberi kesempatan menjajal T-Mobile G1. Awak Google dan T-Mobile dibombardir pertanyaan seputar sistem operasi dan ponsel tersebut.

"Saya pikir hari itu adalah sukses besar. Saya menelepon istri di rumah … dan menangis. Ia tidak bisa percaya kala itu semua orang, di manapun, berbicara tentang ponsel Android dari Google. Dia sangat bangga, begitupun saya."

Seiring berjalannya waktu T-Mobile G1 telah hilang ditelan zaman, namun Android mampu bertahan dan terus berkembang. Sistem operasi ini telah digunakan oleh 1 miliar perangkat, termasuk ponsel pintar, tablet, kamera, televisi hingga jam tangan dan kacamata pintar.

Android membuka era baru dalam industri perangkat mobile.

"Saat ini Android ada di mana-mana, di pergelangan tangan saya, saya bisa memakai Google Glass, saya dapat bermain game, menghasilkan karya seni yang mengagumkan, foto kehidupan, mendapat pekerjaan, dan bahkan menulis publikasi ini dengan Galaxy Note 3."

"Dan ini semua adalah awal. Saya harap Anda akan menyukai sebuah perjalanan kecil ini untuk menyusuri kenangan," ujar Smith.

Android kuasai dunia

Si robot hijau kini menguasai sebagian besar pasar global. Lembaga riset Gartner mencatat, Android menguasai pangsa pasar sistem operasi mobile dengan raihan 79 persen pada kuartal kedua 2013, naik dari 64,2 persen pada kuartal kedua tahun 2012.

Android telah jauh meninggalkan kompetitor terkuatnya, Apple, yang mengembangkan sistem operasi mobile iOS. Menurut Gartner, iOS menguasai 14,2 persen pangsa pasar pada kuartal kedua 2013.

Sejarah Android sendiri bisa ditelusuri jauh sebelum waktu kemunculan perdananya. Pada Oktober 2003, sekelompok pemuda yang terdiri atas Rich Miner, Andy Rubin, Nick Sears, dan Chris White, mendirikan perusahaan bernama Android Inc., di Palo Alto, California, AS. Mereka membangun sistem operasi dengan inti program (kernel) Linux.

Google kemudian mengakuisisi Android senilai 50 juta dollar AS pada Agustus 2005. Para pendiri Android pun akhirnya bekerja untuk Google.

Setelah itu, barulah Google serius menggarap si robot hijau dan menyatakan diri masuk dalam bisnis perangkat mobile global, dengan merilis Android versi 1.1 pada Maret 2009.

Ekosistem Android mulai terbentuk sejak Google merilis kode penyusun (source code) untuk pengembang aplikasi, dan membuatkan toko aplikasi online Google Play Store (dahulu bernama Android Market). Satu demi satu perusahaan teknologi menyatakan dukungan terhadap Android, kebanyakan dari mereka mengadopsi robot hijau dalam perangkat ponsel dan tablet.

Google kemudian merilis Android versi 1.5 dengan kode nama "Cupcake". Dari sinilah dimulai kode nama Android berdasarkan nama kue atau makanan penutup dan sesuai urutan abjad.

Berikut adalah versi dan kode nama Android dari masa ke masa:
  • Android 1.1 (Maret 2009)
  • Android 1.5 "Cupcake" (30 April 2009)
  • Android 1.6 "Donut" (15 September 2009)
  • Android 2.0/2.1 "Eclair" (26 Oktober 2009)
  • Android 2.2 "Froyo" (20 Mei 2010)
  • Android 2.3 "Gingerbread" (6 Desember 2010)
  • Android 3.1/3.2 "Honeycomb" (10 Mei 2011)
  • Android 4.0 "Ice Cream Sandwich" (16 Desember 2011)
  • Android 4.1/4.2/4/3 "Jelly Bean" (9 Juli 2012)
  • Android 4.4 "KitKat" (belum dirilis hingga berita ini ditayangkan)

TUGAS 1

Contoh Penggunaan Bahasa Indonesia secara Baik dan Benar, serta Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi


Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan tata bahasa baku yang telah ditetapkan. Bahasa Indonesia yang benar diterapkan dalam bahasa tulis dan bahasa lisan yang sifanya resmi misalnya pada saat berpidato. Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama.
Misalnya kita berbelanja di pasar.
Contoh:
Harga ini berapa bang? (sambil menunjukkan barang yang ditanyakan)
Kalimat di atas merupakan Bahasa Indonesia yang baik, karena sesuai dengan situasi dan kondisi. Tetapi belum tentu benar. Tidak mungkin bahasa tersebut kita ganti dengan bahasa yang benar.
Contoh:
Berapa harga buku ini satu buah bang?
Harga satu buah buku ini adalah lima ribu rupiah.
Hal ini tidak efektif karena pasti akan membutuhkan waktu yang lama dalam hal tawar menawar tersebut.
Dari contoh diatas perbedaan antara bahasa yang baku dan non baku  dapat terlihat dari pengucapan dan dari tata cara penulisannya. Bahasa indonesia baik dan benar merupakan bahasa yang mudah dipahami,  bentuk bahasa baku yang sah agar secara luas masyarakat indonesia berkomunikasi menggunakan bahasa nasional. Jadi, bahasa Indonesia yang baik belum tentu benar. Bahasa Indonesia yang benar bisa dikatakan baik.

Fungsi Bahasa sebagai alat komunikasi
Bahasa sebagai sarana komunikasi mempunyai fungsi utama bahwa komunikasi ialah penyampaian pesan atau makna oleh seseorang kepada orang lain. Keterikatan dan keterkaitan bahasa dengan manusia menyebabkan bahasa tidak tetap dan selalu berubah seiring perubahan kegaiatan manusia dalam kehidupannya di masyarakat. Perubahan bahasa dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat. Terutama pada penggunaan Fungsi komunikasi pada bahasa asing Sebagai contoh masyarakat Indonesia lebih sering menempel ungkapan “No Smoking” daripada “Dilarang Merokok”, “Stop” untuk “berhenti”, “Exit” untuk “keluar”, “Open House” untuk penerimaan tamu di rumah pada saat lebaran. Jadi bahasa sebagai alat komunikasi tidak hanya dengan satu bahasa melainkan banyak bahasa.
Bahasa merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami. Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi, memiliki tujuan tertentu yaitu agar kita dipahami oleh orang lain. Jadi dalam hal ini respons pendengar atau lawan komunikan yang menjadi perhatian utama kita.
Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita. Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan, dan ketahui kepada orang lain, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita.

Sumber:
dmsprmn.blogspot.com
syafruddin41.blogspot.com
vhi3y4.wordpress.com

Rabu, 30 Oktober 2013

TUGAS 2



Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa  aspek, yaitu :
1.      Topik yang menarik
Topik yang menarik = Topik harus menarik, artinya mampu menimbulkan rasa keingintahuan pembaca, pembahasannya tidak terlalu luas juga tidak terlalu sempit untuk dikembangkan. Topik yang menarik dan unik pastinya tentu akan menarik orang untuk membaca. Topik yang menarik merupakan aspek yang penting dalam menulis karya ilmiah. Dan topik yang menarik dapat menunjukkan kualitas dalam karya ilmiah. Topik yang menarik biasa nya mengenai topik-topik yang baru atau belum di ketahui secara umum. Karya tulis yang berisi topik yang menarik membuat pembaca karya tulis tersebut tertarik dalam membaca dan mendalami karya tulis tersebut. Oleh karena itu ketika kita hendak menulis suatu Karya ilmiah, hendaknya kita memikirkan topik yang menarik dan membuat orang tertarik dengan topik yang kita buat. Topik yang menarik biasa nya mengenai topik-topik yang baru atau belum di ketahui secara umum. Karya tulis yang berisi topik yang menarik membuat pembaca karya tulis tersebut tertarik dalam membaca dan mendalami karya tulis tersebut.

2.      Mudah dipahami oleh pembaca
Artinya maksud dari karya tulis yang kita buat dapat tersampaikan dan dimengerti dengan baik oleh pembaca. Mudah dipahami atau tidaknya oleh pembaca dapat dilihat dari beberapa faktor diantaranya adalah :
a.       Penulisannya simple, padat dan berisi. Maksudnya tidak terlalu banyak tulisan yang membuat pembaca menjadi jenuh dan bosan sehingga membuat pembaca tidak tertarik lagi untuk melanjutkan membaca.
b.      Menggunakan gaya bahasa yang baik dan benar, tidak menggunakan bahasa asing (tidak dimangerti oleh pembaca) seperti bahasa gaul, alay, dll.
c.       Menyampaikan maksud dari karya tulis kepada pembaca tidak berbelit-belit dan berfokus kepada inti pembicaraan.

Sumber :
http://arie5758.blogspot.com/2012/06/pemilihan-topik-untuk-karangan-tulisan.html
http://adhit-ambrosia.blogspot.com/2013/04/kualitas-karya-tulis-ditentukan-oleh.html